Ve for Better Future

Gw ingin dedikasikan blog ini untuk masa depan yang lebih baik!! Kamu, Aku, dan Kita semua!!

Kamis, 31 Juli 2008

Let's Secure The Climate - Part 2

Yap. Part 2. Kalo di Part 1 beberapa yang gw tulis adalah ide-ide baru, yang pengennya siy dituangkan dalam sebuah buku.. hehe.. Tetapi, karena gw lulusan IT dan bukan seorang pakar lingkungan, jadinya di blog aja deh.. supaya semua orang tetap bisa baca.. 

Sebenarnya, kalo lo memang benar2 berniat untuk menjaga iklim ada banyak hal kok yang bisa lo lakukan, yang jelas lo harus mulai dari diri lo sendiri dulu.. jangan banyak ngomentarin orang.. terus lo sendiri ga melakukan.. malu booooo....

Sebenernya di beberapa tulisan sebelumnya sudah gw cantumin siy.. tapi gw list lagi aja yah.. lumayan biar cepet hafal buat elo2 yang mau ujian dengan tema lingkungan.. wakwakawak...

1. Kurangi penggunaan tissue lo, balik lagi ke saputangan aja deeeh.. Semakin banyak tissue yang lo pake, semakin banyak pohon yang lo tebang..
2. Kurangi penggunaan alat-alat yang menimbulkan panas, seperti hair dryer, pemanas air, dll (buat yang cewek2 siap ga loo)
3. Kalo udah ga dipake, Jangan biarkan peralatan listrik (komputer/tape/televisi dll) dalam keadaan standby, cabut aja stop kontaknya, karena akumulasi dari panas yang dikumpulkan lumayan mendukung pemanasan global yang efeknya membuat iklim berubah
4. Kurangi penggunaan AC, dan jangan gunakan alat listrik yang menggunakan CFC (seperti lemari es jaman baheula). Sebenarnya siy.. walaupun elo udah pakai yang non CFC, panas yang dihasilkan dari kerja alat-alat tersebut tetap saja mendukung pemanasan... tapi paling ga lo udah berusaha ngurangin.. ya ga siy?
5. Pilih produk2 Hair Spray, Obat Nyamuk atau berbagai obat2an semprot lainnya yang tidak mengandung CFC

Btw, itu semua masih sebagian kecil lho.. ada lebih banyak lagi dari hal-hal yang bisa kita lakukan untuk turut menjaga supaya iklim tidak berubah..

Maklum.. kemajuan ilmu pengetahuan en teknologi kadang tidak diimbangi dengan kearifan dalam penggunaan dan pengembangannya siy.. yaah.. mungkin karena didorong untuk mencari keuntungan sesaat.. seperti menggunakan bahan-bahan yang murah untuk memenangkan persaingan bisnis.. efeknya.. BEJIBUN

Memperbaiki pasti lebih susah daripada merusaknya.. Tapi ga ada kata terlambat kok..

Ayo kita mulai... DARI SEKARANG!

Link terkait:
Let's Secure the Climate - Part 1
Climate Change
How you can Help for Better Indonesia - Part 2
How you can Help for Better Indonesia - Part 1
Hijau Jakartaku

Label:

Senin, 07 Juli 2008

Let's Secure the Climate - Part 1

Haluuu... Jumpa lagi dengan saya di sini.. Ve! Ve siapa?? bisa Verayani.. Vety Vera.. Verona.. eh itu nama kota yah?? (Ceritanya sedang siaran di suatu studio)

Kalo pembahasan kita minggu lalu lebih ke perubahan iklimnya..
Sekarang kita bahas gimana supaya iklim ngga berubah.. karena itu yang penting..
bukan begitu bukannn??

Bagaimanapun juga memang memperbaiki itu pasti jauh lebih sulit daripada menjaga dari semula.. Tapi.. kalau memang niat kita kuat sekali.. Apa yang tidak mungkin??

1. Seperti yang elo-elo ketahui.. para pengusaha, pemilik gedung dan lain-lain semakin hari semakin berlomba-lomba menghabiskan lahan yang mereka miliki untuk gedung.. kenapa? karena pajak semakin lama semakin mahal bo.. apalagi di daerah perkotaan..

Jadilah mereka berlomba-lomba membangun.. agar gedung yang mereka bangun bisa disewakan, atau dibuat tempat usaha, supaya bisa membayar pajak..

Pasti akan bagus sekali bila pemerintah bisa campur tangan dengan membuat peraturan baru.. Tanah yang cukup hijau dikenai pajak lebih rendah.. dengan aturan seperti ini, diharapkan pemilik gedung akan lebih kreatif lagi..

Kafe ngga harus selalu di dalam gedung khan? bisa berupa taman, dinaungi payung besar, pepohonan, atau bahkan mau membuat kafe pohon.. jadi kursi, meja ada di pohon.. kaya masa kecil dulu..? hehe.. pasti seru tuu...

2. lalu, setiap areal yang baru akan dibangun, wajib ditanami 1 pohon dalam setiap 100m2, jadi kalau arealnya 500m2, ya ada 5 pohon, entah itu pohon mahoni yang elok dan gagah, atau pohon ceri yang kecil namun menaungi.

juga areal pergedungan, perkantoran atau perumahan.. wajib menggunakan paving blok
dan bukannya semen atau aspal.. untuk mendukung drainase..
yah hitung-hitung untuk mengurangi dampak hujan lebat..
berguna juga untuk anak cucu bukan?

nah bagaimana dengan lahan yang terlanjur dibangun secara keseluruhan? Mudah saja kok..

- apabila berupa gedung, diusahakan di lahan atau lantai yang memungkinkan,
misalnya di atap yang datar,atau di balkon2 diatur sedemikian rupa untuk menjadi taman,
tanaman ditata sebanyak dan serapi mungkin, kayanya gw pernah kesengsem sama salah satu gedung di bilangan grogol yang sudah menerapkan hal ini,
kalau ngga salah dulu namanya Mercure

- apabila berupa rumah, juga mudah, di dalam ataupun luar rumah
bisa diletakkan berbagai tanaman dalam pot, tinggal disesuaikan saja pengaturannya..
untuk yang satu ini, coba kunjungi House of Dona Carmen,
sebuah rumah milik ibu Nina di kampung asri Banjarsari V no 13, di bilangan Fatmawati Jakarta Selatan,
sebuah rumah tinggal 4 lantai yang tidak memiliki lahan kosong sedikitpun,
namun dapat disulap menjadi hutan mini yang elok.. sst.. ada kamar mandi alamnya juga lho di lantai 4..

3. Terapkan sistem Lorong Angin untuk Hunian dan Gedung!

percaya ga.. walaupun rumah lo tingkat 4, dan masing2 tingkat tingginya cuma 2m lebih.. kalo lo pakai sistem lorong angin.. dijamin tetep adhem di musim panas!

Elo bisa mendesain rumah/gedung lo sedemikian rupa supaya tetap memiliki lorong-lorong untuk mengalirnya udara.. dari lantai dasar, samping atau bawah hingga lantai teratas yang terhubung dengan udara luar secara langsung..

wah apa ngga jelek dan bahaya tuh? ahh ngga juga.. malah itu akan menambah keunikan akan desain lo! tinggal pinter2nya eo ngaturnya lagi.. House of Dona Carmen yang gw sebutin di atas juga mengadaptasi sistem lorong angin ini.. dan ajaibnya.. lo ga bakal menyadari kalo ngga bener-bener memperhatikan! Lorongnya bisa sampai 3 lho! dan semuanya menghubungkan lantai dasar hingga lantai 4

Nah lho.. apa hubungannya dengan ketahanan iklim..

ya pastilah... kalo udah cukup adhem.. elo ga perlu pake AC lagi khan?


Ya sud.. sementara itu dulu ye.. tar gw sambung lagi.. masih panjang bo...

Link terkait:
Climate Change
How you can Help for Better Indonesia - Part 2
How you can Help for Better Indonesia - Part 1
Hijau Jakartaku

Label:

Jumat, 04 Juli 2008

Climate Change - Menurut lo Apa?

Udah hampir dua bulan ini gw ga posting di Ve for Better Future..
Udah gatal-gatal rasanya jari-jari ini untuk mengetikkan sesuatu..

Prens.. Kalo lo ditanya.. Perubahan Iklim itu menurut lo seperti apa sih..

lo akan jawab apa?

Gw pernah ditanyai mengenai hal tersebut ketika gw mendaftar untuk mengikuti sebuah seminar..

Gw sempet bingung..
Bukan bingung karena ga bisa jawab..
Tapi JUSTRU karena pertanyaan tersebut menurut gw cukup luas cakupannya..

Tapi ada satu jawaban yang menurut gw sudah cukup untuk mewakili semuanya..
Yaitu: BENCANA..

Ya! Ngeri yah.. Hiiii (jangan dibaca Hai yah.. bacanya pake gaya orang yang bergidik ngeri pasti lebih mantep tu)

Kok bisa BENCANA? Maksudnya??
- Udah ga usah pake sok-sok ga tau gitu de.. secara di mana-mana sudah digaung-gaungkan..

Bayangin aja..

Kira-kira 10 tahun yang lalu, saat gw masih tinggal di kota Malang,
secara gw doyan banget ngukur suhu udara, di pagi hari, sekitar pukul 7,
suhu udara di sana masih berkisar antara 16-17 derajat Celcius..
Tapi SEKARANG.. Lo tau ga berapa Suhu Pada Jam dan kisaran musim yang sama? 27 derajat Celcius!!

Naik 10 DERAJAT man.. ga tanggung-tanggung!

itu belum siang hari bolong lho! kalo air dibiarin lama-lama dengan suhu siang hari bolong..
lama-lama juga habis kali.. menguap kepanasan..

Nah kalo logika ini coba kita terapkan di dunia kita..
apa yang akan terjadi bila perubahan suhu ini menimpa kutub Bumi kita? alias Kutub Utara yang merupakan kumpulan gunung2 es?

coba bayangin aja.. apa yang akan terjadi bila Balok-Balok Es yang jauh lebih gede dari pada Bagong bahkan jauh lebih gede dari Pulau terbesar di Indonesia itu mencair??

weleh-weleh.. NGERI man.. yang ada adalah BENCANA!
Bukan ga mungkin kota-kota yang sejajar atau hanya sedikit lebih tinggi dari laut akan terendam..

contohnya? Jakarta, ya Ibu Kota Negara kita.. atau Surabaya? yang juga dekat dengan laut..
Kalau kita biarkan suatu saat nanti mungkin ibu kota kita akan pindah ke Bandung.. atau kota-kota lainnya yang lebih tinggi..

Mungkin sebagian dari lo akan bilang.. Yaah.. kalau sudah waktunya ya mo gimana lagi.. Liat nanti aja kaleee...

Iye.. kalo semua kaya gitu.. pasti Lancarr abis pembentukan Kota Legendaris Atlantis yang ke sekian.. hehe..

Belum lagi kalo kita menilik lebih jauh ke penyebab naiknya suhu udara dan berubahnya iklim ini..

Penyebab utamanya adalah semakin besar lubang pada Ozon kita..
Kok bisa berlubang sih?

Iya.. Ini efek dari menumpuknya zat-zat yang sering dikenal dengan nama CFC
yang selama ini mendukung mesin Pendingin Ruangan (Air Con), Lemari Es, hingga peralatan kecantikan seperti Hair Spray..

Lo tentunya pernah belajar khan kalo gaya tarik magnet terhadap pasir mengarah dari selatan ke utara? Seperti itu pulalah yang terjadi dengan zat-zat CFC, semuat zat-zat itu, yang kita gunakan setiap harinya.. akan terkumpul di kutub utara bumi kita..

dan akhirnya... tak kuatlah lapisan ozon kita yang selama ini melindungi bumi untuk tetap bertahan.. dia akhirnya rapuh.. berlubang,dimulai dari kutub Utara bumi kita.. dan semakin lama semakin membesar.. seiring dengan meningkatnya penggunaan kita akan -"Barang - Barang Terlarang" tersebut..

Belum lagi efek-efek lainnya.. Semakin berlubang Ozon kita.. semakin banyak Jenis Sinar yang berbahaya bagi kulit yang tadinya tak mampu menembus hingga permukaan bumi..
Akhirnya dapat berjalan-jalan dengan leluasa di tanah air kita.. dan seluruh permukaan bumi lainnya.. Dan Semakin bertambahlah pasien Kanker Kulit..

Mengenaskan bukan?

Link terkait:
How you can Help for Better Indonesia - Part 2
How you can Help for Better Indonesia - Part 1
Hijau Jakartaku

Label: ,