Ve for Better Future

Gw ingin dedikasikan blog ini untuk masa depan yang lebih baik!! Kamu, Aku, dan Kita semua!!

Minggu, 18 Januari 2009

Lo Cinta Indonesia Ga Siy??

Hai Hai...

Jumpa lagi dengan Ve di sini... :))

Udah lama banget ga nulis yah... di kantor udah ga boleh bow...

Sebelumnya after office hour atau pas jam istirahat siang masih bisa... Kalo sekarang ZAMA ZEKALI TIDAK BIZA!!!! hehehe

Bandel2 kali yah karyawannya.. Makanya trus ditutup...

Btw, gw khan janji untuk nulis soal artis2 luar yang pada berbondong-bondong ke Indonesia tuw...

Menurut lo itu bagus ga siy?

Kalo merujuk ke tulisan gw sebelumnya... tentang "Krisis Ekonomi BUKAN dari Indonesia Lho!!" itu ngaruh banget...

Soalnya di situ khan dibilang tuw.. Negara yang paling bertahan adalah negara yang memiliki CASH paling banyak..

Keliatannya niy... gara2 CASH kita lumayan banyak, secara roda ekonomi masih bergerak lancar karena didukung oleh industri2 dalam negri yang masih lancar... Jadi banyak banget niy yang berlomba-lomba ngambil CASH kita...

Caranya..

Lo merhatiin ga... Tahun 2008 kemarin banyak banget Artis2 Luar Negri bahkan DJ yang biasanya jual mahal berbondong2 ke Indonesia... Bagus juga siy.. selain kita bisa melihat penampilan mereka.. kita bisa bantu support perekonomian negara mereka....

HAAAAHHH???? Negara sekecil kita???
Hmmm.. jangan salah... negara kita kecil.. tapi konsumennya itu lhooooo... membuat semua negara ngiler... Tahu ga kalo pendapatan Boys Band seperti misalnya Westlife, 30%nya datang dari Indonesia??

Tapiiiiiii... inget.... kita memang seperti peri bagi mereka karena begitu mencintai produk luar... namun seperti perompak bagi negara kita sendiri...

Sampai kapan niy kita begini?

Jumat, 28 November 2008

TransJakarta

Hai hai hai...

Kalo yang tinggal di Jakarta, hampir pasti udah pernah nyoba naik Transjakarta khan yah?

gimana kesan-kesannya?

Mungkin kalo yang sesekali naik TransJakarta Koridor 1 (Blok M) sudah merasa cukup puas yah..
karena jumlah armada yang cukup memadai, dan juga lalu lintas yang memang spesial untuk Trans Jakarta

Udah merasakan TransJakarta Ragunan-Halimun yang melalui Kuningan, atau Kampung Melayu-Rambutan/PGC-Senen yang melalui cawang lom?

Gw pernah tinggal di bilangan Fatmawati dan berkantor di bilangan Rasuna Said.
Sekali uji coba di waktu pertama, kebetulan sekali lancar, entah karena memang top abis, atau karena doanya kebetulan lagi Mak Nyos.. heuheu..

Dua kali.. hmm ok-lah.. sepertinya pilihan yang bagus daripada lewat Fatmawati..

Tiga kali.. Lho.. lho.. kok berebut sama mobil2 lain yah? Sampai macet!
Apalagi memang mobil2 tersebut memang diijinkan untuk masuk.

Udah nunggu armada yang lewat dan mengijinkan kita masuk ke dalam bis bisa sampai 45 menit,
begitu jalan.. hampir selalu M A C E T

Kembali ke tujuan pengadaan Transjakarta sebelumnya, sebenarnya apa siy?
Biar ga macet khan?

Gw sempat lihat bahwa proyek ini Nyaris berhasil, karena banyak kaum elit, dan perlente yang biasanya membawa mobil pribadi,
sudah malas menggunakan mobilnya, dan memilih transjakarta sebagai alternatif yang lebih baik,
Nyaman, dan cepat

Akan tetapi, seiring dengan berkembangnya waktu.. jumlah peminat pun semakin berkurang..
dan membuat misi dibuatnya Transjakarta menjadi tidak tercapai.

Menurut gw hal itu disebabkan oleh dua faktor utama:
1. Jumlah armada yang tidak memadai
2. Ketidak konsistenan dalam pelaksanaannya (kendaraan pribadi diijinkan masuk)

dan mungkin juga didukung oleh faktor seperti:
- perencanaan yang kurang matang

Dilema kadang, karena mungkin kendaraan pribadi diijinkan masuk karena sudah terlalu macet,
akan tetapi bila kita tidak konsisten.. lama-kelamaan pengguna Mobil pribadi tidak akan ada yang beralih ke Transjakarta, lebih lagi karena jumlah armada yang tidak memadai

Di mana-mana, bila suatu keputusan diambil pasti ada pro dan kontra,
tapi bila kita tidak konsisten, keputusan yang diambil itu pasti akan menjadi sia-sia belaka...

Jumat, 31 Oktober 2008

Krisis Ekonomi Bukan Datang dari Indonesia lho..

Hai Hai Hai....

Sibuk mikirin krisis ekonomi?
Baca dong email dari mailing list yang satu ini..
Gw bukan ahli ekonomi siy,
Tapi kalo dipikir2 semua yang diomongin di sini bener lho..


----- Original Message -----

From: Rina Sutarto

Sent: Monday, October 27, 2008 12:48 AM

Teman2, agak serius dikit ya.
Sebetulnya ini agak telat, tapi sorry karena pikiranku kesita banget ama kerjaan. Barusan aja aku kepikiran untuk share ama kalian di milist ini. Aku sendiri juga kelimpungan jawab pertanyaan dari orang2 soal ini. Ini bukan nakut2in tapi kenyataan dan aku nulis ini supaya kalian tahu apa yang harus dilakukan. Aku kerja di bidang investasi dan keuangan dan aku dah tahu duluan tentang hal ini. Aku dah tahu dan ngerasain krisis ini dari awal tahun tapi kan belum ngefek ke real sector, berhubung sekarang udah menjalar dan kalian akan segera merasakannya maka aku tulis ini. Krisis ini bisa lebih buruk dari krisis 98, tapi kondisi ekonomi kita lebih kuat sekarang. Krisis yang sekarang asalnya dari luar bukan dari dalam negeri. So, aku minta kalian benar2 baca tulisan aku ampe selesai. Terserah kalian akan ikutin atau tidak, yang jelas aku punya license nasional dan pemahaman yang membuat tulisan aku di bawah ini suatu penjelasan dan saran yang bisa diikuti, bukan nakut2in.


Singkatnya gini deh:

Kondisi ekonomi:

1. Krisis keuangan di AS sangat sangat sangat parah. Tidak ada yang selamat. Ini sistem yang hancur.
2. Krisis itu telah menjalar ke seluruh dunia, sekali lagi tidak ada yang selamat. Kalo ada rumor yang mengatakan bahwa negara ini bakal kuat, bakal jadi pemimpin, jangan percaya.
3. Banyak negara sudah memasuki masa resesi, seperti Inggris dan Singapur. Sebenarnya banyak sekali negara sudah masuk resesi tapi secara definisi belum karena dalam definisi ekonomi suatu negara dinyatakan resesi bila pertumbuhan ekonominya negatif 2 kuartal berturut2. Jadi yang tinggal di Singapore, Inggris dan US benar2 harus melakukan perubahan cara hidup mulai sekarang.
4. Krisis ekonomi sudah menjalar ke sektor real artinya akan kita rasakan. Sekarang sebenarnya sudah tapi tidak banyak orang awam yang benar2 sadar dampaknya. Ekspor kita sudah melambat, harga2 komoditas kita sudah jatuh, eksportir2 kita sudah memecati karyawan, impor ilegal sudah masuk. Pertumbuhan ekonomi kita bisa negatif.
5. Sektor2 yang paling dulu terkena imbasnya adalah properti, manufaktur, pertambangan, perkebunan.... sebenarnya sekarang udah terasa. Jadi tahun depan jangan harapkan perusahaan kalian kasi bonus besar lagi atau kasi kenaikan gaji tinggi lagi,

Artinya : Semua orang, semua negara sedang dalam perang memperebutkan cash. Siapa yang punya cash nantinya punya kemampuan lebih untuk bertahan"

Saran dari aku:

1. Gaji dan semua income jangan dibelikan investasi lagi. PEGANG CASH. Buat kalian yang pas2an sekali, aku saranin, akumulasi cash dalam bentuk hard cash yaitu rekening tabungan (yang bisa ditarik dengan ATM). So, gaji masuk jangan belanja apa2.
2. Barang2 tertier terutama yang bakal dibeli pake kredit nanti dulu deh, pegang cash dulu. Barang2 akan mahal, susu anak mahal...so, pegang cash.
3. Bila kalian dengar harga emas naik dan sebagainya, jangan tergiur. Emas memang naik, tapi sangat volatile. Contoh temanku, beli emas, niatnya mau jualan,....eh telat, sekarang turun lagi. Lagian percaya deh, sulit jualnya karena semua orang dalam kondisi pengin jualan. Kalian bisa beli kemungkinan besar susah jualnya
4. Investasi tunda dulu deh. Kalo memang ada duit lebih deposito saat ini yang paling cocok, itu juga near to cash walaupun ada jatuh temponya. Nah untuk deposito aku saranin:
1. Masukkan ke bank yang aman, buat kalian aku sarankan kalo bisa bank pemerintah.
2. Bunga penjaminan pemerintah hanya 10%. Artinya bila deposito kalian mendapat bunga di atas 10% maka uang kalian tidak akan dijamin oleh pemerintah. Bila, bank itu kolaps, maka uang kalian bisa saja hilang....lang lang. Terus nominal yang diganti hanya maksimal 2 M. Mungkin kalian tidak ada yang punya sebanyak itu tapi informasi ini bisa dishare ke bokap atau nyokap.
5. Jangan panik lalu ikut2an beli emas atau dollar. Dollar justru tinggi2nya. Udah Rp 10,000 an. Dollar yang tinggi ini karena investor asing menarik uangnya dari Indonesia, mereka kan butuh dollar supaya bisa dibawa ke negara mereka. Jadi bukan karena kondisi ekonomi kita yang jelek.

Rumor:

1. Ekonomi Indonesia kuat, jauh lebih kuat daripada Singapore bahkan. Singapore sudah masuk resesi, 2 kuartal berturut2 -6%. Indonesia masih tumbuh 6%. Bila ada rumor yang mengatakan bahwa krisis kali ini disebabkan oleh pemerintah kita yang payah jangan percaya. Tim ekonomi kita sekarang ini tangguh. Cara mereka menanggulangi krisis sudah on track. BI mungkin membuat kebijakan yang mengejutkan tapi Menkeu tidak. I am objective di sini karena aku pelaku pasar bukan orang politik.
2. Jadi, bila ada rumor yang mengajak kalian menggulingkan pemerintah sekarang seperti zaman Soeharto, jangan terpancing.
3. Hutang luar negeri kita sangat2 kecil saat ini dan cadangan devisa kita jauh lebih kuat daripada tahun 97/98. Dulu hutang luar negeri kita 100% dan cadangan devisa kita nol. Saat ini kita juga tidak ada hubungan lagi dengan IMF. Semua hutang kita itu independent.

Tindakan:

1. Selain menyediakan cash untuk keperluan kita dan keluarga, mulai sekarang belilah dan pakailah produk dalam negeri. Aku ngga sok idealis, ini ada logikanya. Logikanya gini. Sekarang semua negara butuh cash, istilahnya ngga ada yang beli dagangan mereka, semua negara maunya jualan produk mereka supaya dapat cash. Nah, ngapain coba kita ngasih rakyat negara lain pendapatan dengan membeli produk2 mereka? Rugi amat. So, pake semua produk lokal. Kita mulai dari diri kita sendiri. Belanja ke Singapore nya ntar dulu. Travelling ke Phuket nya ntar dulu. Beneran....
2. Produk impor yang menggiurkan sudah masuk menyerbu ke Indonesia. Itu sebenarnya dagangan negara2 lain yang tidak laku di USA karena USA dan negara2 kaya dan maju sudah bangkrut sehingga ngga minat lagi. Harga barang2 itu murah tapi sekali lagi, ngapain kasi makan negara lain sementara negara2 itu sudah tidak punya kapasitas lagi kasih makan kita. Ini bukan kondisi normal lagi ketika perdagangan antar negara terjadi karena saling membutuhkan, ini sih negara yang jualan udah ngga bisa timbal balik beli barang kita. Dong kan? Lagian ati2, mereka masuk dengan barang2 palsu kaya telur palsu dari bahan kimia.Yang sudah masuk sih barang2 dari China karena ekspor mereka tidak terserap oleh US makanya dibuang ke Asia. Dan ingat walaupun ekonomi China masih tumbuh 10% dan cadangan valas merekan terbesar di dunia, duit mereka juga sudah banyak ketanam di AS sehingga mereka juga merasakan dampak krisis ini.
3. Sekarang udah ngga pada kondisinya deh ngributin masalah politik dan ideologi, so jangan terpancing.. ..amankan dulu perut.

Investasi:

1. Bagi kalian yang punya reksadana di saham, kalo nilai investasi kalian sudah di bawah 50%, biarkan saja, jangan dijual karena kalo kalian jual maka uang kalian benar2 akan tinggal dikit. Biarkan saja nanti balik lagi...tapi kali ini memang lama....minimal 2 tahun bahkan lebih. Sekali lagi ini krisis yang sangat besar, terbesar sepanjang masa ekonomi dunia modern.
2. Jangan beli asuransi dengan link lagi. Bila ada asuransi dengan link di dalamnya aku jamin hasil investasi kalian kecil sekali. Kalo belum lama belinya tanya ke agennya bisa tidak diswitch ke murni asuransi.
3. Kalo memang ada duit lebih, masukkan saja ke deposito. Sekarang yieldnya lagi tinggi tapi ingat penjelasan ku tentang deposito di atas.

Rina

--------------------

Naahh itu dia tulisan Rina.. Yuukk bareng2 kita berbuat! Pasti kita kuat!

Kopi tulisan ini dan sebar banyak2 yah... di berbagai media yang bisa elo sentuh..

kalau memang ada channel ke situ..

Bersama, kita pasti bisa!